Kecemburuan Bonus Pemain Manchester United kepada pemain bintang

Kecemburuan Bonus Pemain

Manchester United Telah memberikan Bonus kepada Dua Pemain Bintangnya yang membuat Pemain lain diliputi Kecemburuan Bonus Pemain

Klub Setan Merah ini memang selalu bisa mencuri perhatian namun semuanya berunsur negatif. Musim ini penampilan dari klub ini jauh dari kata positif karena kekalahan dan masalah pemain yang tidak layak main.

Menjadi klub yang mengalami kekalahan secara berkala dan berada di posisi terakhir klasemen. Klub setan merah ini juga telah melepaskan kesempatan bemain musim depan untuk laga Liga Champions 2020.

Dikabarkan bahwa klub ini telah menjual pemain berbakatnya yang sudah lima tahun membela klub. Pemain ini dijual dengan status bebas trasfer kepada klub kaya prancis PSG karena masalah finalsial dari Klub ini.

Klub ini juga sedang mendapatkan masalah dengan beberapa brand dan para investor yang perlahan pergi. lub ini diambang kehancuran jika tidak bisa memperbaiki penampilan pada setengah musim tahun ini 2019.

Banyaknya pemain yang tidak layak bermain dan perubahan taktik dari pelatih yang selalu bergonta ganti. Klub Setan merah ini menjadi klub yang dulunya sangat ditakuti namun saat ini menjadi klub yang paling belakang.

Penampilan yang sangat tidak konsisten dari pemain pemain bintang membuat klub ini tidak bisa bertahan. Pemecatan dari pelatih sampai pemain telah banyak dilakukan oleh klub namun tidak ada yang berhasil.

Dikabarkan lagi berita yang sangat mengejutkan adalah pemberian bonus kepada pemain bintang. Hanya pemain bintang klub yang mendapatkan bonus ini membuat semua pemain menjadi perselisihan antar pemain.

Diketahui bahwa hanya ada dua orang saja yang mendapatkan bonus besar dari klub Manchester United. Alexis Sanchez dan Paul Pogba mampu membuat pemain lain terbakar dalam api cemburu karena tidak berbonus.

Kecemburuan Bonus Pemain Masalah Baru Manchester United

Bonus ini diberikan kepada pemain yang bisa mencetak gol akan mendapatkan bonus yang besar. Permasalahan ini saat ini juga sudah terdengar oleh Ole Gunnar Solskjaer dan sedang meminimalisir persoalan.

Hal ini tentu saja akan membuat permusuhan antara setiap pemain yang tidak bagus untuk klub. Tentu saja Ole Gunnar Solskjaer akan membantu mengurus masalah yang sangat besar ini karena dia adalah manager tim.

Dirinya sudah merasa tertekan dengan hal kekalahan klub yang membuat klub ini dicap gagal. Penampilan yang inkonsistensi sepanjang musim ini berawal buruk sejak dipimpin oleh mantan pelatih Jose Mourinho.

Saat ini Klub Manchester United berada dibawah posisi klasemen Liga Inggris di posisi keenam. Tentu saja posisi ini jika tidak berubah dipastikan bahwa klub setan merah ini akan kehilangan semua kesempatan bermain.