Masalah Manchetster United Yang Memotong Gaji Pemain

Masalah Manchetster United

Setelah gagal pada musim ini terlihat Masalah Manchetster United dengan sebuah peraturan baru yaitu pemotongan gaji dengan para pemain

Kegagalan pada musim ini membuat klub Manchester United karena telah gagal lolos dalam Setiap laga. Setan merah yang merupakan julukannya karena tidak bisa lolos bermain pada Liga Champions musim depan.

Diketahui bahwa klub ini akan melakukan pemotongan sebesar 25 persen untuk gaji pemain. Kekalahan pada musim ini dan tidak bisa bermain di liga besar musim depan membuat klub ini bermasalah finansial.

Tentu saja pemotongan gaji ini membuat semua pemain menjadi saling tidak tahan dan menyalahkan. Manchester United Mengalami kegagalan yang sangat fatal terutama di liga Premier dan juga liga Eropa.

Liga Champions yang tidak lagi bisa dihadapi oleh klub Manchester united pada Musim depan. Klub ini tidak bisa mendapatkan kesempatan utnuk bisa membeli pemain baru karena masalah finalsial yang dihadapi.

Setan merah tidak mendapatkan kesempatan bermain dan menunjukan bakat pada musim depan. Tentu saja Klub tidak akan mendapatkan penawaran yang bagus membuat pendapatan klub menjadi naik.

Masalah Finansial ini tentu saja akan menghambat klub tidak bisa membeli pemain terbaik untuk perkuat klub. Dengan dasar ini klub memutuskan untuk melakukan pemotongan gaji pemain sebesar 25 persen.

Dengan pemotongan ini biaya pemain dengan gaji yang tinggi bisa ditekan dan diminimalisir. Ada juga kabar bahwa klub ini akan menjual pemain pemainnya yang tidak layak main untuk menambah keuangan dari klub.

Keputusan untuk melakukan pemotongan gaji ini Dikarenakan Klub tidak bia bertandigan di Liga Champions. Tentu saja para supporter tidak akan bertahan lama dan melakukan kerja sama untuk kedepannya.

Dengan hal ini akan membuat Klub dalam masalah besar dan membuat klub Rugi sangat besar. Jika ditinggal oleh Supporter dipastikan klub akan merugi sebesar 40 juta pounsterling dalam kompetisi elite Eropa.

Lebih memilih untuk bisa tetap menjalani kerja sama sponsor kepada klub dengan pemotongan gaji tersebut. Hal ini membuat banyak pemain yang tidak senang dan mulai memberontak yang tidak terima kebijakan ini.

Banyak pemain yang masih tidak menyadari masalah karena tidak bisa lolos pada liga Champions. Pemain hanya tahunya kenapa gaji dipotong sebesar 25% padahal itu adalah kesalahan dari para pemain.

Pemain Manchester United diketahui bertengkar antara pemain dan mulai saling menyahlahkan. Banyak yang beradu pendapat bahwa permainan yang dilakukan adalah kesalahan dari beberapa pemain bintang klub.

Masalah Manchetster United Gaji Pemain Dipertaruhkan

Tentu saja yang salah adalah beberapa pemain yang tidak bertanggung jawab dan tampil bagus. Konflik internal yang semakin memanas ini sangat terasa oleh semua pemain klub Manchester United yang menolak.

Ini merupakan musim pertama dari pelatih yang baru saja menjabat posisi pelatih permanen klub setan merah. Pelatih ini memberikan taktik yang luar biasa namun tidak bisa bertahan lama karena klub kembali gagal.

Kesalahan dari beberapa pemain ini mulai membuat posisi pelatih ini mulai diragukan. Kemungkinan pemecatan bisa terjadi dan pemain lainnya juga sangat tidak menerima tentang pemotongan gaji sebesar 25 persen ini.