Polemik Keputusan Buffon Setelah memutuskan Tinggalkan Juventus

Polemik Keputusan Buffon

Setelah mengakhiri kontrak bersama klub besar Italia Ternyata memunculkan Polemik Keputusan Buffon setelah bergabung dengan Paris Saint-Germain

Tidak lama setelah kepergian seorang kapten yang paling memukau di Itali dan seluruh dunia. Klub Juventus membuat keputusan untuk berbelanja pemain salah satunya pemain terbaik Portugal Cristiano Ronaldo.

Kiper yang telah pergi dari klub Juventus ini telah memilih bergabung dengan klub Paris. Klub Paris Saint-Germain merupakan klub baru ayng didatangi oleh Kiper Gianluigi Buffon yang ingin mencari sensasi baru.

Dirinya menyatakan bahwa dirinya ingin mencoba sesuatu yang baru di Liga Prancis bersama klub PSG. Memang keputusan besar yang diambilnya untuk hengkang ini sempat menjadi pertanyaan banyak penggemar.

Seperti yang diketahui bahwa Juventus merupakan klub yang melambungkan karirnya. Dirinya seharusnya memiliki kesempatan untuk bertahan sampai akhir musim panas namun dia memilih untuk pergi.

Keputusan besar ini juga sempat membuat klub juventus kesusahan mencari penggantinya. Buffon merupakan kiper terbaik yang mampu menahan berbagai serangan berbahaya yang dialaminya tanpa masalah.

Ada beredar kabar bahwa Buffon mengalami masalah dengan beberapa pihak internal. Tidak hanya isu ini yang beredar ada juga isu yang mengatakan bahwa Buffon tidak memiliki ambisi untuk Liga Champions.

Keputusan dari Buffon akhirnya disampaikan kepada media karena sudah terlalu lama dibicarakan. Dirinya menyatakan kepada media pada akhir musim 2018 bahwa dirinya akan berpindah ke Prancis dengan klub PSG.

Dirinya juga menyertakan bawha keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru untuk menambah pengalamannya. Alasan ini yang menjadi pedoman penting dari Buffon untuk memilih pindah klub dari klb Juventus.

Polemik Keputusan Buffon Pindah Untuk Mencari Pengalaman

Buffon menambahkan bahwa dirinya sangat senang dan rendah hati dan keinginan belajar yang tinggi. Saya selalu ingin mencoba sesuatu yang baru sehingga saya bisa mengetahui cara menghadapi dirinya sendiri didunia berbeda.

Secara diam diam kiper ini telah mempelajari dan mempersiapkan diri sebelum pindah ke PRancis. Dirinya mengikuti les pelajaran bahasa inggris untuk mempermudahnya berkomunikasi dengan Klub barunya.

Penjaga gawang yang sudah memasuki usia 41 tahun ini sangat melihat jauh masa depan. Saya ingin menjadi orang yang lebih baik dan menjadi orang yang lebih percaya diri untuk menghadapi dunia baru di Prancis.

About admin 595 Articles
Kami adalah penulis dari RatuInfoBola untuk para pecinta bola di Indonesia.